Order E-Fulfillment

fulfillment

DI era sekarang ini, kegiatan perdagangan menjadi favorit banyak orang. Hal ini dikarenakan dari berkembangnya teknologi informasi berupa media sosial, marketplace, dan e-commerce. Keberadaan ruang online untuk berdagang tersebut menjadikan setiap orang memiliki akses yang luas dalam kegiatan jual-beli. Perkembangan teknologi informasi ini juga seolah menggeser pola transaksi masyarakat dari yang bersifat offline menjadi berbasis online.

Berkaitan dengan kegiatan perdagangan, salah satu kunci sukses yang harus dimiliki adalah kemampuan pedagang untuk memenuhi pesanan pelanggan. Dalam bisnis, hal ini akrab disebut order fulfillment atau dalam Bahasa Indonesia diartikan sebagai pemenuhan pesanan. Lalu, seperti apa sebenarnya order fulfillment tersebut dan seperti apa tahapannya? Berikut akan dijabarkan penjelasannya.

Apa itu order fulfillment?

  • Order fulfillment adalah proses menerima, memproses dan mengirimkan pesanan kepada pelanggan.
  • Fulfillment service adalah perusahaan pihak ketiga yang menyediakan layanan order fulfillment bagi para penjual online.

Ini berlaku untuk semua tipe bisnis, dari b2b maupun b2c. Artikel ini akan lebih membahas mengenai e-commerce order fulfillment, dari proses penerimaan hingga pengiriman pemesanan secara online untuk dikirimkan kepada pelanggan di alamat yang sudah tercatat. Untuk memahami lebih lanjut, mari kita bahas pertama yaitu mengenai penerimaan barang.

Penerimaan barang

Anda menggunakan pihak ke-3 untuk order fulfillment atau anda mengurus sendiri, penerimaan barang dari vendor / pabrik anda adalah sebuah langkah awal.

Berikut ini adalah hal yang biasanya dilakukan setelah anda menerima barang di gudang:

  • Menghitung satu persatu untuk memastikan apakah jumlah barang sesuai dengan yang anda pesan.
  • Memeriksa barang tersebut apakah ada kerusakan.
  • Memberikan kode unik setiap barang (SKU) kedalam warehouse management software (WMS).
  • Memasang label barcode jika belum tersedia.

Lalu anda bisa melakukan proses kitting (pengepakan) agar barang tidak tercecer.

Penyimpanan barang

Setelah barang diterima, dihitung, diperiksa, diberi label dan dimasukkan kedalam gudang, saatnya dimasukkan kedalam rak.

Menyimpan barang dengan benar menjadi hal yang paling penting dalam memaksimalkan proses pekerjaan di gudang anda.

Setiap SKU sudah didesain memiliki tempat masing-masing agar efisiensi proses pesanan lebih cepat dan akurat. Seperti Hot SKU, yang berarti barang tersebut termasuk kategori barang cepat laku terjual dan harus ditempatkan dekat dengan tempat pengepakan.

Proses pemesanan

Setelah barang sudah diperiksa, di sortir dan ditempatkan di masing-masing rak gudang. Selanjutnya adalah proses pemesanan barang.

Langkah awal dari hal ini adalah menerima pesanan. Setelah pesanan sudah dilakukan oleh pelanggan melalui online, pelanggan akan mendapatkan sebuah nomor pesanan untuk mengecek pesanan mereka. Caranya adalah dengan menggabungkan sistem fulfillment anda dengan website e-commerce anda sehingga pesanan otomatis akan muncul di software fulfillment di gudang anda.

Setelah pesanan diterima di gudang, barang akan diambil di rak sesuai dengan pesanan oleh petugas gudang dan dipindahkan ke bagian pengepakan. Di bagian pengepakan akan dilakukan pengecekan quality control, memilih jenis pengepakan, dikemas hingga rapih lalu dipindahkan kebagian pengiriman.

Ada banyak cara dan teknologi terkait masalah pengambilan dan pengemasan pesanan. Itulah sebabnya para pelaku e-commerce menyerahkan order fulfillment kepada pihak ke-3, karena mereka tidak memiliki pengalaman dari tenaga ahli dalam melakukan efisiensi proses pemesanan.

Pengiriman

Setelah pesanan diambil dan dikemas, saatnya untuk pindah ke bagian pengiriman untuk bisa segera dikirim kepada pelanggan.

Merupakan tanggung jawab dari petugas di bagian pengiriman untuk menimbang berat paket dan memilih metode pengiriman terbaik untuk setiap pesanan. Dan juga tidak lupa petugas di bagian pengiriman akan memperbarui status pesanan agar pelanggan mengetahui bahwa barang mereka sudah dikirimkan. Baik penjual dan pembeli bisa melacak pesanan melalui sistem yang sudah disediakan.

Proses pengembalian

Setelah barang dikirim dan diterima ada satu hal lagi yaitu mengenai pengembalian. Bagi pembeli online, opsi pengembalian yang mudah adalah hal yang krusial sebagai salah satu pertimbangan dalam membeli barang. Bagi para penjual, efisiensi dalam mengurus pengembalian barang juga penting untuk bisnis mereka.

Pemilik website e-commerce sudah harus menentukan aturan kebijakan pengembalian bagi pembeli sudah harus tertulis jelas di dalam website mereka agar pelanggan dengan mudah memahami bagaimana cara mengembalikan barang. Dan untuk pihak internal sudah jelas bagi staff ataupun provider fulfillment anda bagaimana mengatasi pengembalian barang setelah sampai di gudang.

Kesimpulannya ke-5 langkah diatas merupakan penjelasan dasar agar anda kurang lebih memahami proses-prose yang terjadi di order fulfillment. Dan ke-5 hal tersebut saling terpaut satu sama lain.

Baca juga: Proses Fulfillment

Leave a Reply