Perbedaan Fulfillment dan Warehouse

fulfillment dan warehouse

Fulfillment merupakan salah satu solusi yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah kesalahan terkait jumlah pesanan yang masuk, ketika anda belum merekrut karyawan tambahan karena masih terbatasnya pemasukan.

Kegiatan jual beli online semakin berkembang membuat banyak orang tertarik untuk mengikutinya. Bisnis yang bergerak di dalam dunia digital memang lebih mudah dikelola. Modal awalnya juga terjangkau, selain itu anda juga bisa menggunakan teknologi smartphone dan media sosial untuk beraktivitas.

Awal Mula Fulfillment

Fulfillment merupakan jasa yang mencakup serangkaian proses pemenuhan pesanan produk dari para pelanggan. Proses fulfillment bisa dimulai dari penerimaan pemesanan hingga pengiriman produk sampai ke alamat penerimanya.

Dalam dunia bisnis online, order fullfillment lebih sering disebut sebagai back-office operation, Karena berbagai kegiatan yang berlangsung lebih sering terjadi di belakang atau pergudangan.

Dari mana sebenarnya awal fulfillment? Konsep ini sebenarnya diawali oleh Amazon. Di tahun 1997, perusahaan logistik besutan Jeff Bezos ini menghadirkan suatu pusat gudang bersama Delaware dan juga seattle. Sudah lebih 1446 gudang Amazon yang sudah tersebar di seluruh dunia saat ini.

Alur Order Fulfillment dalam Bisnis

Jika anda memang sudah memiliki rencana untuk mengembangkan bisnis online, atau anda tertarik dengan layanan order fulfillment, maka anda harus memahami alur kerjanya dahulu. Ada beberapa tahapan yang harus anda lewati, yaitu:

1. Pengambilan Barang

Hal pertama yang harus anda lakukan ketika memakai fulfillment atau gudang bersama adalah menghitung barang yang akan anda kirim untuk pelanggan.

Nantinya pihak gudang akan mengambil barang tersebut ke tempat anda. Di dalam tahap ini, anda juga harus bisa mempersiapkan stok cadangan dan juga mengantisipasi kehabisan stok dan memudahkan pihak gudang dalam memprosesnya.

2. Pengelolaan Barang

Pengelolaan barang atau inventaris perusahaan adalah suatu langkah yang sangat penting untuk pebisnis. Anda tidak akan kerepotan saat mengatur, menjaga, dan merawat barang. Hal tersebut karena pemilik gudang itu sendiri yang akan mengurusnya dengan rapi.

Sehingga anda bisa mengalokasikan waktu dan tenaga pada kegiatan lain untuk memaksimalkan bisnis anda.

3. Pengemasan Barang

Di dalam layanan fulfillment, pengemasan barang harus dilakukan sesuai dengan prosedur yang ada. Untuk itu, anda harus bisa memastikan pemilik atau pengelola gudang sudah teruji profesional dalam melakukan tugasnya.

Sebagai pebisnis anda haanya perlu memonitoring pergerakan dan semakin gencar dalam melakukan promosi agar barang anda bisa terus laris dan memperoleh banyak pembeli.

4. Pengiriman Barang

Terakhir yang harus anda lakukan di dalam fulfillment adalah mengirimkan barang. Pada umumnya, pemillik gudang yang sudah berpengalaman sudah bisa bekerjasama dengan perusahaan ekspedisi yang terpercaya untuk mengurus proses ini. Anda bisa lebih santai, namun anda harus tetap memastikan seluruh pesanan pelanggan sudah dikirim sesuai dengan estimasinya.

Perbedaan Warehouse dengan Fulfillment

Biasanya warehouse dan fulfillment diartikan sama, namun sebenarnya mempunyai konotasi yang berbeda. Keduanya adalah suatu bentuk penyimpanan inventaris untuk suatu bisnis penjualan berbagai barang yang memerlukan tempat besar dan banyak, seperti bisnis di dalam wadah e-commerce.

Penggunaan dan layanan yang diberikan pada keduanya tentu mempunyai perbedaan. Agar bisa memahami lebih dalam terkait perbedaan keduanya, maka berikut ini akan kami bahas beberapa point yang bisa anda pahami untuk meperoleh solusi terkait bisnis anda.

Yang dapat Dilakukan Warehouse

Ketika membicarakan warehouse, maka anda bisa mengartikan bahwa warehouse itu sebgai suatu tempat yang menyimpan produk dalam jangka waktu yang lama. Warehouse adalah pusat penyimpanan yang besar ataupunt ruang industri yang dirancang untuk menampung inventaris dalam jumlah yang lumayan besar.

Anda bisa melihat berbagai peralatan alat berat dengan rak yang menumpuk tinggi yang diisi dengan sejumlah produk besar yang ada di dalamnya.

Warehouse bisa diarahkan untuk penggunaan pada bisnis yang fokus dalam melakukan pesanan grosir atau B2B dalam jumlah yang banyak. Beberapa pihak pengecer dalam jumlah yang besar umumnya mempunyai gudang sendiri untuk persediaan cadangan, sementara pada bisnis lainnya menyewa ruang untuk sebuah warehouse bersamaan dengan bisnis e-commerce lain.

Pada umumnya, menyewa warehouse memang lebih mampu menghemat biaya daripada membeli suatu tempat untuk pengecer yang berskala kecil sampai dengan menengah.

Beberapa pihak penjual e-commerce yang lebih kecil umumnya cenderung lebih memilih untuk menyewa ruang yang lebih hemat. Sehingga, mereka bisa menyimpan inventaris dan mengambil lebih banyak saat persediaan sudah mulai habis.

Alasan Memakai dan Fungsi Fulfillment

Berdasarkan pembahasan sebelumnya, bisa dikatakan bahwa fulfillment itu sendiri memang datang dan hadir sebagai solusi dari masalah yang ada, namun tahukah anda apa dampak yang terjadi bila kita tidak memakai fulfillment?

1. Penyimpanan Barang dengan Stock Management

Salah satu hal penting dalam alur pengiriman barang adalah manajemen pergudangan dan penyimpanan barang. Karena dengan adanya stock management yang baik, maka nantinya akan tercatat dan juga terhitung secara lebih menyeluruh dan jelas.

Dengan melakukan perhitungan yang jelas, maka tingkat kalkulasi produk mana yang nantinya akan diisi ulang atau restok dengan produk mana yang tidak menjadi terlalu penting akan sama terlihat dengan jelas.

2. Pengemasan dan Pengiriman Barang

Fulfillment center mampu memberikan jasa pengemasan sebagai salah satu fasilitasnya. Hal seperti ini bisa digunakan untuk mengurangi biaya cost SDM yang biasanya ditugaskan untuk mengatur pergudangan.

Dengan menggunakan pihak ketiga fulfillment center, anda bisa menghemat biaya karyawan yang dimulai dari kepala bagian gudang, sampai dengan staff pengemasan hingga pengiriman. Terlebih lagi bila orderan yang memuncak saat musim berjualan, seperti pada kuartal 4 di setiap tahun.

Sangat banyak perusahaan yang merasa kewalahan dalam melakukan kegiatan pengemasan dan juga pengiriman orderan, dan banyak juga yang membatalkan pesanan secara tidak sengaja karena human error.

3. Order Fulfillment

Order fulfillment adalah serangkaian proses pemenuhan pada permintaan pesanan pelanggan. Untuk lebih memahami lagi tentang order fulfillment silahkan baca Order E-Fulfillment.

Demikian penjelasan dari kami tentang fulfillment, bisa disimpulakn bahwa fulfillment adalah jasa yang mecakup serangkaian proses pemenuhan pesanan produk dari para pelanggan.

Anda bisa memilih untuk menggunakan gudang anda sendiri atau menggunakan jasa fulfillment. Namun pastikan terlebih dahulu jasa fulfillment mana yang menurut anda terbaik dan terpercaya. Seperti Gudangku.id contohnya.

Leave a Reply