Proses Fulfillment

Gudang di gudangku.id

Menjalankan bisnis online bukan hal yang mudah. Anda memerlukan tenaga yang ekstra untuk mencari strategi bisnis yang tepat, mengumpulkan pelanggan, mengatur stok barang. Dan yang paling penting yaitu mengelola pengiriman pesanan dalam satu waktu. Jika bisnis tersebut berkembang secara pesat, anda perlu memepertimbangkan untuk menggunakan proses fulfillment dalam mengelola bisnis online.

Proses fulfillment adalah proses transaksi jual beli online, yang dimulai dari pembelian yang dilakukan oleh customer hingga pengiriman pesanan oleh fulfillment center.

Berikut ini adalah tahapan proses fulfillment dalam setiap transaksi:

  1. Customer melakukan pemesanan produk kepada penjual, kemudian melakukan pembayaran.
  2. Penjual melakukan verifikasi pembayaran.
  3. Lalu penjual akan memeriksa stok produk dan memberikan pemberitahuan mengenai ketersediaan barang ke customer.
  4. Setelah stok berkurang untuk memenuhi pesanan customer, penjual akan menentukan apakah perlu dilakukan produksi tambahan untuk menggantikan stok yang berkurang.
  5. Penjual menentukan lokasi fulfillment center yang akan menangani pesanan customer, kemudian mengirimkan perintah pemenuhan order customer kepada fulfillment center tersebut.
  6. Pengepakan oleh staf fulfillment center.
  7. Pengambilan pesanan dari tempat pengepakan dan penyimpanan stok barang.
  8. Proses pengiriman pesanan ke alamat customer yang dilakukan oleh ekspedisi.
  9. Penerimaan pesanan oleh customer.
  10. Proses dan pengelolaan barang retur oleh penjual jika ada.

Proses ini bisa berbeda, tergantung model operasi masing-masing bisnis online atau perusahaan penyedia jasa fulfillment. Secara garis besar proses order dengan jasa fulfillment berjalan seperti tahapan di atas.

Model operasi fulfillment dalam e-commerce

Operasi jasa fulfillment memiliki bentuk yang berbeda-beda jika dilihat dari model bisnisnya. Berikut model operasi jasa fulfillment yang sering digunakan dalam bisnis:

  • Engineer to order (ETO). Model operasi ini adalah produk yang dirancang sesuai spesifikasi yang diinginkan customer. Jenis bisnis yang sering menggunakan model ini adalah produk-produk perhiasan.
  • Make to order (MTO). Setelah ada permintaan atau pesanan dari customer, produk baru diproduksi.
  • Assemble to order (ATO). Pembuatan produk berdasarkan modul dan dirangkai dari berbagai komponen yang tersedia.
  • Make to stock (MTS). Produk-produk standar pada umumnya. Biasanya diproduksi untuk mengisi stok pada inventory.
  • Digital Copy (DC). Salinan digital produk yang dilakukan dengan cara mengunduh produk dalam bentuk digitalnya, dimana inventory dihasilkan dari digital master.

Dalam bisnis e-commerce, produk-produk yang biasa diperjual belikan berupa pakaian, makanan dalam kemasan, barang elektronik, dan apparel. Maka, model operasi fulfillment yang sering digunakan adalah ATo dan MTS.

Peran GUDANGKU.ID dalam membantu e-commerce

Layanan jasa fulfillment memiliki peranan penting dalam pengelolaan bisnis online, terlebih untuk e-commerce yang menjalankan bisnis dengan model MTS. Karena pelaku bisnis memerlukan staf untuk melakukan aktivitas berikut:

  1. Penerimaan barang
  2. Penyimpanan barang
  3. Pengambilan barang saat pesanan diterima
  4. Pengepakan barang
  5. Pengaturan pengiriman ke alamat customer

Mempekerjakan staf untuk melakukan aktivitas di atas tentunya membutuhkan biaya yang tidak seidikit. Oleh karena itu, anda membutuhkan jasa fulfillment yang cepat, akurat, dan fleksibel, dengan biaya paling efisien.

GUDANGKU.ID merupakan jawaban dari kebutuhan pemilik online shop dengan order melimpah, namun tidak memiliki banyak karyawan. Atau karyawan yang sibuk sehingga tidak memiliki banyak waktu untuk mengurus online shopnya. Maupun pelaku e-commerce yang memiliki gudang penyimpanan barang sendiri.

Anda bisa melihat bagaimana cara kerja GUDANGKU.ID disini. Kehadiran GUDANGKU.ID mempermudah proses fulfillment. Jangan tunda keinginan anda dalam berbisnis online dengan bantuan GUDANGKU.ID.

Leave a Reply